Tampilkan postingan dengan label Inter Zone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inter Zone. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Januari 2011

Comeback Sempurna Inter

   
Milan - Inter Milan melakukan comeback gemilang saat menjamu Palermo di Giuseppe Meazza, Minggu (30/1/2011) malam WIB. Dua gol Giampaolo Pazzini memberi Nerazzuri kemenangan 3-2 setelah lebih dulu ketinggalan dua gol.



Gol dari Fabrizio Miccoli dan Antonio Nocerino sempat membuat Palermo unggul 2-0 saat turun minum. Namun di 45 menit kedua skuad besutan Leonardo mampu bangkit lewat dua gol dari striker barunya, Giampaolo Pazzini, dan Samuel Eto'o.

Poin maksimal dari laga di pekan ke-22 ini membuat Zavier Zanetti cs kini punya 38 angka, tertinggal sembilan di belakang AC Milan yang masih duduk di posisi teratas. Selisih tersebut masih mungkin diperkecil Inter karena mereka punya satu pertandingan sisa lebih banyak.

Inter Menangi 'Pertandingan Gila'

Milan - Jantung Leonardo berdegup kencang dalam laga di mana Inter Milan bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol. Nerazzurri disebut sang pelatih baru saja menjalani pertandingan gila.

"Butuh sedikit waktu lebih buat jantung saya untuk kembali normal setelah pertandingan ini. Ini pertandingan yang gila," seru Leonardo sambil tersenyum usai Inter memetik kemenangan 3-2 atas Palermo.

Di kandangnya sendiri, Inter nyaris menelan kekalahan kedua secara beruntun. Di luar dugaan Zavier Zanetti sempat tertinggal dua gol hingga 45 menit pertama terselesaikan.

Kalau Inter kemudian bisa mengamankan tiga poin dari laga tersebut, itu berkat performa mantap yang ditunjukkan striker baru Inter, Giampaolo Pazzini. Selain mencetak dua gol, eks Sampdoria itu 'memberi' hadiah penalti setelah dia dilanggar di kotak terlarang tim lawan.

"Itu pertandingan yang spektakuler. Jika ternyata hasil pertandingannya berbeda (Inter kalah), maka tak ada yang bilang kalau Palermo tak layak dapat hasil tersebut. Mereka tim yang hebat dan menciptakan sembilan atau 10 kesempatan bikin gol di babak pertama saja," lanjut Leonardo di Football Italia.

Meski sempat dibuat waswas, pelatih asal Brasil itu mengaku dapat hal positif dari laga yang nyaris membuat Inter bertekuk lutut tersebut. Yang jelas dia mengaku sangat puas dengan kinerja Pazzini dan Eto'o yang menjadi penentu kemenangan.

"Setelah rehat tim saya butuh keberanian dan karakter. Julio Cesar dipastikan main di menit-menit akhir, Pazzini mencetak dua gol di debutnya dan Douglas Maicon menunjukkan performa yang luar biasa."

"Ada banyak hal positif dari pertandingan ini. Kami bisa mencoba menurunkan tiga striker, karena ada banyak alternatif dimiliki. Apa yang dilakukan Samuel Eto'o di babak kedua adalah gila," tuntas Leonardo.

bagi yang belum nonton,,ini saya bagikan comeback inter kemaren

Minggu, 30 Januari 2011

Debut Sempurna Pazzini Menangkan Inter

Pazzini menjadi aktor dibalik tiga gol yang dikemas oleh Inter.

Oleh Tegar Paramartha

Giampaolo Pazzini - Inter-Palermo - Serie A (Getty Images)
Inter Milan benar-benar beruntung memboyong seorang Giampaolo Pazzini. Menjalani debut sebegai pemain pengganti di babak kedua, Pazzini langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol dan menjadi pemain yang dilanggar di kotak penalti sehingga Inter mendapat penalti.

Inter langsung mendominasi begitu peluit tanda pertandingan dimulai dibunyikan. Pada menit ke-tiga, Maicon melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti dimana Sirigu sudah mati langkah namun tendangannya masih melebar.

Inter dikejutkan oleh gol Fabrizio Miccoli yang berhasil menyambar umpan silang dari Mattia Cassani. Palermo unggul 1-0 di menit ke-lima pertandingan ini.

Tertinggal satu gol membuat Inter lebih keluar menyerang. Akselerasi yang dilakukan oleh Javier Zanetti dan Samuel Eto'o kerap membuat lini pertahanan Palermo kelabakan. Pada menit ke-21, tandukan Lucio memanfaatkan tendangan sudut Maicon juga masih dapat diamankan oleh Sirigu.

Pada menit ke-36, Cassani kembali mengoyak lini pertahanan Inter dengan akselerasinya. Namun kali ini umpan silang Cassani gagal dijangkau oleh Miccoli, tetapi Antonio Nocerino berhasil menyambar bola tersebut dan membuat Palermo unggul 2-0 atas tuan rumah Inter.

Inter berusaha untuk mencuri satu gol di babak pertama ini dengan menggunakan skema all out attack, namun kokohnya pertahanan Palermo membuat Inter hampa gol sampai babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Leonardo merubah strategi Inter. Pelatih muda tersebut menarik keluar Santon dan Coutinho, dan memasukkan Kharja dan pemain baru, Pazzini.

Pergantian tersebut luar biasa efektif, pada menit ke-56 kedua pemain yang baru masuk tersebut bekerja sama dan membuat Inter berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Pazzini yang memperoleh umpan terobosan dari Kharja langsung mengontrol bola dan melepas tembakan keras yang tidak dapat diantisipasi oleh Sirigu.

Enam menit kemudian Thiago Motta melakukan kesalahan dengan melakukan pelanggaran di kotak terlarang dan menghasilkan penalti untuk Palermo. Namun Julio Cesar dengan gemilang menepis eksekusi dari Javier Pastore, sehingga kedudukan tetap 2-1.

Sepuluh menit kemudian, Inter mendapat tendangan bebas di area pertahanan Palermo. Pazzini berhasil menanduk masuk bola umpan dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Maicon, kedudukan berubah menjadi sama kuat 2-2.

Tiga menit kemudian atau menit ke-76, Pazzini dilanggar di kotak terlarang. Eto'o yang menjadi eksekutor tidak menyiakan kesempatan tersebut dan membuat Inter berbalik unggul 3-2. Eto'o meluapkan kegembiraanya dengan melepas kaosnya yang membuat wasit mengganjarnya kartu kuning.

Palermo kembali ke skema menyerang setelah tertinggal satu gol namun tidak ada peluang yang berhasil dimanfaatkan. peluang terbaik didapat di menit ke-87 melalui tendangan voli Balzaretti dari jarak dekat, beruntung bola mengenai kaki Maicon dan mengarah ke kaki Julio Cesar yang sudah mati langkah.

Dengan kemenangan ini, Inter masih menjaga asa untuk merebut posisi puncak dari AC Milan dan mempertahankan gelar juara mereka.

Sabtu, 29 Januari 2011

Pazzini: "Inter perlu menjadi titik awal bagi saya"

MILAN - "Untuk membuat ke sebuah klub seperti Inter pasti memenuhi tujuan karir, tapi pada saat yang sama perlu menjadi titik awal karena saya tidak memenangkan apa pun dan saya ingin menunjukkan apa yang bisa kulakukan." Hari ini adalah hari Giampaolo Pazzini's. Ia adalah tokoh utama dari konferensi pers di Stadion Giuseppe Meazza, begitu banyak sehingga setelah gambar-gambar adat dengan jersey barunya, bahkan pelatih Leonardo meninggalkan tempat kejadian sepenuhnya kepada striker Nerazzurri baru, yang didampingi oleh direktur teknis, Marco Branca, dan direktur olahraga, Paolo Ausilio.
Pazzini telah memilih untuk memakai nomor 7 jersey, bukan tanpa refleksi sebelumnya, tetapi dengan dukungan dari legenda Nerazzurri yang selalu menghormati bahwa nomor: "Saya menerima panggilan telepon dari Luis Figo dan dia mengatakan bahwa angka 7 jersey adalah penting satu, tapi bahwa aku telah berkat untuk mengambil itu (tersenyum striker). "
"Apakah aku senang? Tentu saja saya "lanjut Pazzini," bila ada perubahan seperti ini sulit untuk percaya bahwa itu benar-benar terjadi. Tawaran dari Inter tak terduga dan keluar dari biru, dan kesempatan yang sangat penting. Apakah penting bahwa Akulah satu-satunya striker Italia? Yah meskipun fakta bahwa Inter belum memiliki striker Italia di samping, mereka telah mencapai beberapa kemenangan penting selama beberapa tahun terakhir dan mengangkat profil dari klub. "
Perhatian kemudian beralih ke laporan dirilis kemarin oleh presiden Sampdoria, Garrone: "Aku mendengar apa yang presiden katakan dan aku tidak bisa menyangkal aku agak kesal, tapi aku tidak ingin mengatakan apa-apa sebagai Sampdoria memberi saya begitu banyak, saya memberikan banyak untuk Sampdoria juga dan saya tidak akan pernah melupakan saat saya menghabiskan di Genoa atau para fans, yang selalu menyambut ke arahku. Garrone bilang aku terganggu oleh hal-hal lain dalam beberapa bulan terakhir saya di sana? Jika presiden datang ke ruang ganti dia akan melihat pengorbanan saya membuat untuk dapat bermain ... "
Seorang prajurit Oleh karena itu, seperti Marco Materazzi menggambarkan dia: "Ketika saya tiba di Appiano Gentile lebih dari separuh orang di sana mengatakan bahwa aku selalu dianggap sakit karena aku telah menciptakan begitu banyak repot sebagai lawan (dia tersenyum), tapi apa yang dikatakan Marco benar-benar senang saya. "
Cassano di Milan, Pazzini di Inter. Giampaolo merenungkan situasi dan tersenyum: "Pada awal musim tidak ada yang akan berpikir bahwa itu akan pergi dengan cara ini. Apakah saya berbicara dengannya? Tidak, semua yang telah terjadi adalah dia mengirimkan pesan teks ucapan selamat saya. Yang dari kita membuat pilihan terbaik? Saya sangat bahagia, aku tiba di sebuah tim yang penuh juara ".
Dan berbicara tentang Milan, Pazzini dijamin bahwa comeback Inter masih mungkin: "The Rossoneri berada di depan kita saat ini, tapi Inter masih memiliki banyak keinginan untuk menang dan akan menunjukkan ini." Dan Nerazzurri akan menunjukkan ini dengan Pazzini di lapangan, karena sebagai dia sendiri menjelaskan: "Saya dalam kondisi yang baik, hari ini aku dilatih dengan tim dan saya tidak merasa niggles jadi saya yang tersedia. Kompetisi dengan Milito dan Eto'o? . Tidak ada perasaan negatif, sebuah tim seperti Inter mau tidak mau harus memiliki banyak pemain besar "Dan ketika ditanya mengapa ia memilih Inter ketika ada begitu banyak tim mengikutinya, Pazzini menjawab:" Inter adalah tim yang menunjukkan paling iman kepada saya dan melakukan semua itu bisa mengontrak saya. "

Pazzini Resmi Memperkuat Inter

Giampaolo Pazzini (c) Getty
Giampaolo Pazzini resmi menjadi milik Inter setelah dirinya dinyatakan lolos tes medis pada hari Jum'at (28/01) pagi waktu setempat.

Pazzini sendiri sebenarnya tidak diharapkan untuk meninggalkan Sampdoria di tengah musim ini, mengingat pemain berusia 26 tahun ini adalah rekrutan baru Sampdoria di musim ini.
Inter harus merogoh kocek sebesar 12 juta Euro plus Jonathan Biabiany untuk bisa menggunakan memboyong Pazzini. Dalam konfrensi pers yang diadakan untuk dirinya, Pazzini menyapa semua fans Inter dan mengatakan dirinya sangat senang bisa berada di Giuzeppe Meazza.
"Saya ucapkan salam kepada seluruh pendukung Inter. Saya sangat senang berada di sini," aku Pazzini.
"Semuanya indah di sini. Ini adalah sebuah kejutan bagi saya dan perasaan saya bergejolak karenanya. Saya datang kesini dan saya masih tidak mengerti apa yang baru saja terjadi."
"Dalam dunia sepak bola modern, anda tidak tidak tahu apa yang akan terjadi. Ini (transfer dirinya) terjadi dengan sangat cepat, saya tidak menyangka ini bakal terjadi. Tetapi saya ulangi lagi, saya senang berada di sini."
"Saya pernah berseragam biru dan hitam sebelumnya (ketika masih bermain untuk Atalanta). Sekarang saya mengenakan warna ini lagi."
"Sekarang saya merasa sangat bergairah dan dengan antusias tinggi untuk melakukan yang terbaik," tutupnya.
Di klub barunya, Pazzini akan mengenakan nomor punggung 7, patut ditunggu aksi debutnya bersama Inter

Materazzi: Inter Bangkit, Milan Panik

Max Allegri sangat khawatir dengan kedatangan Giampaolo Pazzini ke Inter Milan.

Marco Materazzi - Inter (Grazia Neri)
Marco Materazzi mengatakan kebangkitan Inter Milan membuat Milan panik, dan melakukan aksi belanja untuk memperkuat skuadnya.

"Jika Milan memperkuat diri, itu lebih disebabkan mereka sangat takut kepada kami," ujar Materazzi kepada La Gazzetta dello Sport.

"Kami akan bertemu dalam derby. Laga akan diwarnai semangat perubahan. Kita lihat saja apa yang terjadi," lanjut Materazzi.

I Rossoneri memboyong empat pemain sepanjang Januari 2011; Antonio Cassano, Urby Emmanuelson, Mark van Bommel dan Didac Villa. Materazzi mengatakan semua itu adalah panic buying.

Itu pun masih belum cukup menenangkan pelatih Max Allegri. Kabar terakhir menyebutkan Allegri khawatir dengan kedatangan Giampaolo Pazzini ke Inter Milan.

"Milan layak takut. Kami bangkit bersama Leonardo, dan akan mengejar mereka. Jika mereka tidak bisa menjamin meraih kemenangan setiap pekan, kami yang akan juara lagi," ujar Materazzi.

Materazzi juga mengisyaratkan sangat ingin melihat Jose Mourinho kembali ke San Siro, dan menangani Inter.

"Mourinho kembali? Itu persoalan klub," ujarnya.

Wesley Sneijder Kembali Berlatih



MILAN - Kabar menggembirakan datang dari gelandang Inter Milan Wesley Sneijder. Pemain Timnas Belanda tersebut dikabarkan sudah sembuh dari cedera, dan telah melakukan latihan bersama rekan satu tim lainnya.

Terakhir, Sneijder membela Inter yakni pada Piala Dunia antar klub Desember 2010 lalu, saat menghadapi jawara Asia Seongnam Ilhwa.

Menurut media di Italia, TMW, Sabtu, (29/01/2011), Sneijder sudah ikut latihan penuh bersama rekan-rekannya di bawah arahan pelatih, Leonardo. Ini merupakan latihan pertama Sneijder sejak dibekap cedera, seperti dilansir Goal, Sabtu, (29/01/2011).

Kabar baik juga datang dari striker Nerazzurri, Diego Milito. Milito yang mengalami cedera paha pada laga kontra Cesena 19 Januari lalu, juga sudah mulai ikut berlatih. Namun Leonardo belum berpikir akan menurunkan kedua pemain pilarnya tersebut saat kontra Palermo pekan ini.

Beruntung bagi Inter yang baru saja mendapatkan striker Sampdoria, Giampaolo Pazzini, dan gelandang Genoa, Houssine Kharja.

Masuknya Pazzini diharapkan bisa menggantikan Milito di lini depan, yang masih belum pulih 100 persen. Dalam laga kontra Palermo, Minggu, (30/01/2011), Leonardo rencananya akan menurunkan Pazzini dan Kharja dalam debutnya bersama La Beneamata.

Jumat, 28 Januari 2011

Pazzini Resmi Ke Inter


MILAN - Seperti yang telah diduga sebelumnya, Giampaolo Pazzini akhirnya resmi bergabung dengan Inter Milan. Bomber Sampdoria ini sepakat merapat ke Giuseppe Meazza dengan durasi kontrak hingga 2015.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, kubu Inter dan Sampdoria telah sepakat terkait transfer Pazzini. Striker timnas Italia dikontrak selama empat setengah tahun dengan banderol 13 juta euro, plus dua pemain Jonathan Biabiany dan Luca Caldirola yang akan jadi miliik Il Samp secara permanen. Pazzini akan mendapat bayaran 2.5 juta euro pertahunnya.

Pazzini dikabarkan bakal melakukan tes kesehatan, besok, untuk kemudian diperkenalkan secara resmi sebagai pilar baru Nerazzurri.

Perwakilan Pazzini, Davide Torchia dan Tullio Tinti terlihat meninggalkan kantor Inter Milan, sore tadi. Kuat dugaan, mereka telah berhasil merampungkan proses negosiasi. Direktur Sampdoria, Doriano Tosi juga hadir dalam pertemuan tersebut. Namun dia enggan membeberkan secara gamblang hasil pertemuan tersebut.

“Kami masih jauh dari kata sepakat. Biarkan saya pergi,” ungkap Tosi saat dicegat wartawan selepas pertemuan tersebut sebagaimana dikutip Football-Italia, Jumat (28/1/2011).

Selain merekrut Pazzini, Inter juga dikabarkan segera mendapatkan amunisi lain, yakni gelandang Genoa Houssine Kharja. Gelandang 28 tahun ini akan menggantikan posisi Sulley Muntari yang beberapa waktu lalu dilepas Inter ke Sunderland.

Sabtu, 22 Januari 2011

Maicon : Inter Akan Bangkit Bersama Leonardo

Kedatangan Leonardo sepertinya mulai memberikan efek positif bagi Le Beneamata baik di dalam maupun di luar lapangan.

Sejak ditangani pelatih asal Brasil tersebut dalam lima pertandingan, Inter selalu memetik kemenangan dan kembali memelihara peluang untuk bersaing meraih scudetto.

Para pemain pun mulai memperlihatkan respek mereka kepada pelatih, salah satunya Maicon. Ia optimis Leonardo adalah orang yang tepat bagi Inter.

"Sejak ia datang, banyak hal yang berubah di klub ini. Suasana dan atmosfer tim menjadi lebih baik. Ia sudah memberikan banyak pengaruh meski masih baru di klub ini," terangnya melalui situs resmi FIFA.

"Bukan hanya saya yang merasakan ini, semuanya merasa lebih termotivasi. Kami semakin kompak dan selalu berusaha melakukan yang terbaik. Saya optimis Leonardo akan membawa Inter kembali meraih kesuksesan."

Mengenai kepergian Rafael Benitez, Maicon mengaku cukup terkejut karena itu terjadi setelah mereka memenangkan Piala Dunia Antarklub. Menurutnya, itu mungkin terjadi karena hubungan Benitez dengan pemilik klub yang tidak terlalu baik. 

Nerazzurri Akan Lakoni Dua Partai Tanpa Milito

Milan - Diego Milito membawa kabar yang tidak diharapkan oleh Inter Milan. Calciatore asal Argentina ini mengalami cedera dan kemungkinan besar tidak akan dapat memperkuat timnya di dua partai.

Milito mendapati cederanya saat tampil menghadapi Cesena, Kamis (20/1). Si pemain harus menyudahi aksinya di lapangan hijau tidak lama setelah mencetak gol di menit 16.

Menurut kabar dari Football-Italia, hasil pemeriksaan pada Milito menunjukkan bahwa ia mengalami ketegangan otot pada kaki kirinya. Walhasil, ia harus ditepikan saat La Beneamata melawat ke Udinese, Minggu (23/1/2011) malam WIB.

Milito juga diragukan dapat tampil ketika timnya menyambangi markas Napoli di leg I babak perempatfinal Coppa Italia, tiga hari kemudian.

Di ajang Serie A, Milito telah tampil sebanyak 13 kali. Penyerang berusia 31 tahun ini sudah mendulang lima gol dan tiga assist buat timnya.

Zanetti Optimistis Pertahankan Scudetto

MILAN – Inter Milan mulai memperlihatkan performa terbaik. Praktis, Javier Zanetti sangat optimistis akan kesuksesan Nerazzurri mempertahankan Scudetto.

Di bawah asuhan Leonardo Arraujo, penampilan juara bertahan Serie A memang mulai membaik. Terakhir, Inter meraih kemenangan keempat secara beruntun setelah mengalahkan Cesena 3-2 di Giuseppe Meazza, Kamis dini hari kemarin.

Hasil ini, maka jarak antara Zanetti dkk dengan pemuncak klasemen AC Milan menjadi enam angka, dengan Nerazzurri memiliki satu pertandingan lebih banyak. Zanetti yakin mampu mempertahankan gelar Serie A musim ini.

“Memang perjalanan masih sangat panjang. Kami harus bermain di setiap pertandingan dengan serius. Namun, kami memperlihatkan kami siap bertarung dengan tim lain untuk mempertahankan gelar,” tegas Zanetti kepada Inter Channel, Jumat (21/1/2011).

“Kami memperoleh tiga angka dari pertandingan yang berat. Saat kami unggul 2-0 sepertinya pertandingan telah berakhir. Namun, gol Chivu di menit akhir memberikan kami hasil yang sangat vital,” lanjut pemain asal Argentina.

“Di babak kedua, kami berhasil mengontrol pertandingan sedikit lebih baik. Kami berhasil membuat lawan bermain di daerah mereka sendiri. Seperti yang saya bilang, kami mendapatkan tiga poin yang sangat penting,” tandas pemain 37 tahun.

Rabu, 19 Januari 2011

Zanetti: Benitez Rusak Inter Milan

Meski sudah membawa tim meraih gelar juara dunia antarklub, Rafael Benitez dinilai Javier Zanetti sudah membuat kerusakan di Inter Milan.

Kritik terus dilontarkan pemain Inter Milan setelah Rafael Benitez meninggalkan kursi jabatan pelatih di tim. Yang terakhir melakukannya adalah Javier Zanetti.

Menurut pemain veteran Inter Milan itu, Benitez sudah membuat kerusakan signifikan usai membawa tim menjadi juara dunia antarklub dengan komentarnya.

"Benitez membuat kerusakan pada lingkungan kami setelah apa yang dikatakannya di Piala Dunia Antarklub," kata Zanetti kepada La Gazzetta dello Sport, Selasa (18/1).

"Leonardo memiliki cara berpikir yang lain, antusiasme yang berbeda dan kami jauh lebih baik sekarang."

"Kami juga bermain bagus di bawah Benitez ketika dalam susunan skuad yang full, tapi komentarnya merusak sesuatu," tegasnya.

Benitez sendiri membuat ultimatum kepada tim dan presiden Massimo Moratti akan hengkang jika tidak mendapatkan dana transfer yang cukup untuk mendatangkan pemain baru.

Leo Puji Duet Eto'o-Milito

MILAN - Penampilan ciamik ditunjukkan dua bomber maut Inter Milan Samuel Eto’o dan Diego Milito saat bahu-membahu memberikan kemenangan telak 4-1 atas Bologna, dini hari tadi. Penampilan ciamik keduanya pun mendapat pujian dari sang allenatore Leonardo Araujo.

Kerja sama apik memang ditampilkan Eto’o dan Milito saat diduetkan Leo di lini depan. Gol pertama Eto’o atau yang ketiga Inter di laga ini dihasilkan berkat kerja sama satu-duanya dengan Milito. Umpan tumit cantik Milito diselesaikan Eto’o dengan sebuah tembakan terarah yang tak mampu dibendung Emiliano Viviano, kiper Bologna.

Di samping menunjukkan kerja sama apik, keduanya juga sukses menunjukkan ketajamannya. Milito menyumbang satu gol di menit ke-29, sementara Eto’o mencetak dua gol tambahan di babak kedua (63’ & 72’). Padunya kerja sama kedua striker ini pun disambut gembira oleh Leonardo yang berharap mereka bisa terus mempertahankannya hingga akhir musim.

“Sayang senang bisa melihat Samuel Eto’o dan Diego Milito saling membentu satu sama lain di lapangan. Keselarasan dalam sebuah tim merupakan hal yang paling penting,” ujarnya.

Terkait jalannya laga, Leo mengaku senang timnya bisa menang dengan skor cukup mencolok. Namun, mantan pelatih AC Milan ini juga memberikan kredit khusus terhadap performa pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain Genoa, sehingga berhasil mencuri satu gol.

“Ini merupakan kemenangan penting, sebab Bologna juga bermain dengan cukup baik,” tandasnya seperti dikutiip Football-Italia, Minggu (16/1/2011)

Inilah Nominasi Pemain Terbaik Serie A

ROMA - Nominasi pemain terbaik Serie A baru saja dirilis. Inter Milan menjadi penyumbang terbanyak dengan menempatkan tiga wakilnya, yakni Samuel Eto’o, Wesley Sneijder dan Diego Milito.

Acara penghargaan yang biasa disebut Oscar del Calcio akan digelar pada 24 Januari mendatang. Untuk pemenang nantinya akan ditentukan melalui hasil voting oleh AIC (Asosiasi Pemain Italia).

Untuk pemain terbaik tahun ini akan diambil dari nominasi pemain lokal terbaik dan pemain asing terbaik. Andrea Pirlo, Antonio Cassano dan Antonio Di Natale masuk dalam nominasi pemain lokal terbaik. Sementara untuk nominasi pemain asing terbaik dikuasi oleh trio Nerazzurri, Eto’o, Sneijder dan Milito.

Ada hal unik pada nominasi pelatih terbaik. Dari tiga nama, tidak satupun membesut klub yang menyebabkan mereka layak masuk daftar.

Jose Mourinho kini menangani Real Madrid, padahal dia dinominasikan dalam kapasitas sebagai pelatih Inter. Massimiliano Allegri yang sekarang melatih AC Milan, dinominasikan atas pecapaiannya bersama Cagliari. Pelatih Juventus, Luigi Del Neri dinominasikan karena musim lalu berhasil mengangkat Sampdoria ke papan atas Serie A.

Selain pemain serta pelatih terbaik, Oscar del Calcio juga menyertakan beberapa pengharagaan lain, diantaranya gol terbaik di 2010, tim tahun ini dan Fair Play Award.
Nominasi Oscar del Calcio:
Pemain lokal terbaik: Antonio Cassano, Antonio Di Natale, Andrea Pirlo
Pemain asing terbaik: Samuel Eto’o, Diego Milito, Wesley Sneijder
Pemain muda terbaik: Mario Balotelli, Alexandre Pato, Javier Pastore
Kiper terbaik: Morgan De Sanctis, Julio Cesar, Salvatore Sirigu
Bek terbaik: Giorgio Chiellini, Walter Samuel, Thiago Silva
Pelatih terbaik: Massimiliano Allegri, Luigi Del Neri, Jose Mourinho
Wasit terbaik:Emidio Morganti, Nicola Rizzoli, Paolo Tagliavento

Cesena: Inter-nya Leo Mengerikan

Cesena - Kebangkitan Inter Milan di bawah arahan Leonardo sepertinya cukup bikin Cesena gentar. Pelatih Massimo Ficcadenti mengaku lebih suka menghadapi Inter sebelum Natal.

Cesena akan melawat ke markas Inter dalam partai Seri A, Kamis (20/1/2011) dinihari WIB. Laga itu pada awalnya akan digelar pada 12 Desember lalu, tapi harus diundur karena partisipiasi Inter di Piala Dunia Antarklub.

Inter sendiri sudah berbeda antara saat itu dengan saat ini. Kalau sebelumnya masih kesulitan melangkah kala ditangani Rafael Benitez, kini Nerazzurri malah sudah memenangi empat partai beruntun sejak ditangani Leonardo.

Hal itulah yang membuat kubu Cesena jelas lebih suka menghadapi Inter bulan Desember ketimbang Inter bulan Januari. Apalagi kini La Beneamata sudah kembali diperkuat sejumlah pemain pilar yang sebelumnya cedera.

"Tentu saja kami lebih suka menghadapi bulan Desember lalu. Saat itu mereka adalah tim yang berbeda, ada empat atau lima pemain penting yang absen. Kini nyaris semua sudah kembali," komentar Ficcadenti di Football Italia.

"Sulit menemukan kelemahan di dalam sebuah skuad yang sudah sedemikian tangguh secara fisik, teknik dan kini juga secara psikologis," lanjutnya.

Ficcadenti sadar benar kalau ujian berat menanti timnya di Giuseppe Meazza. Namun, ia menegaskan tidak akan menginstruksikan para pemainnya sekadar mencari hasil imbang.

"Kami tidak bisa hanya bertahan. Jika kami melakukannya maka kami sudah kalah sedari awal. Kami harus berlari lebih banyak dari mereka dan lebih fokus," serunya.

Senin, 17 Januari 2011

Perburuan Gelar Juara Serie A Semakin Panas

Kurniazone - Pentas Serie A Italia menjadi semakin panas setelah dengan mengejutkan AC Milan harus tertahan imbang 1-1 di kandang tim papan bawah Lecce. Hasil tersebut menjadikan tiga tim pesaing utamanya memiliki kesempatan untuk mendekatkan jaraknya pada papan klasemen Liga Italia, Minggu waktu setempat.
AC Milan sempat unggul lebih dulu lewat gol indah Zlatan Ibrahimovic, tetapi sayang keunggulan tersebut tidak berlangsung hingga akhir pertandingan. Pemain dari Uruguay Ruben Olivera berhasil menggagalkan pesta Milan.
Kepemimpinan AC Milan di puncak klasemen kini diancam dengan pautan empat poin dari Napoli, yang juga bermain imbang tanpa gol di kandang saat menjamu Fiorentina, Sabtu (15/1) kemarin.
Sementara itu Lazio yang selalu memimpin di awal musim kini bisa kembali ke trek juara usai mengalahkan Sampdoria. Pelatih Edy Reja mengaku lega dengan kemenangan timnya dalam laga tandang ini setelah minggu lalu mereka kalah dalam laga kandang melawan Lecce.
"Hal paling penting menang tandang dan dapat tiga poin sehingga tetap membuka peluang," katanya kepada SkySport.
Roma dan Juventus juga berhasil menjaga peluang mereka usai meraih kemenangan.
Roma yang bermain datar, butuh gol bunuh diri Maximiliano Pellegrino untuk menang 1-0 semenit menjelang pertandingan usai di Cesena.
Namun demikian, pelatih Roma Claudio Ranieri memuji semangat juang para pemainnya.
"Kami tidak pernah menyerah dan saya gembira karena semangat juang pemain tidak padam hingga akhir pertandingan," katanya.
Juve sempat menarik nafas panjang ketika pemain tengah yang disewa mereka dari Liverpool, Alberto Aquilani, mencetak gol dari garis kotak penalti 11 menit menjelang pertandingan usai sehingga laga berkesudahan 2-1 di kandang tim papan bawah, Bari.
Pemain veteran Alessandro Del Piero sebelumnya sempat membuat Juve memimpin sebelum Gergely Rudolph menyamakan kedudukan.
Setelah dua kali mengalami kekalahan secara berurutan dan kemasukan tujuh gol, bos Juve, Luigi Delneri tidak dapat menutup rasa senangnya.
"Kami menguasai bola dengan bagus dan berhasil memanfaatkan peluang kami ketika melakukan serangan balik. Kami bermain dengan padu, dengan mutu, dengan emosi, dan dengan intens," katanya.
Roma kini terpaut enam angka dari Milan dan Juve terpaut di bawahnya tetapi ancaman besar sebenarnya datang dari juara bertahan Inter Milan yang terpaut sembilan angka setelah menang 4-1 atas Bologna, Sabtu kemarin, sebab mereka masih memiliki dua pertandingan yang belum dimainkan.
Pelatih baru, Leonardo, berhasil membawa perubahan besar bagi Inter. Empat pertandingan awalnya bersama Inter berakhir manis.

Moratti: Grazie Leonardo

Milan - Dengan sangat meyakinkan Inter Milan terus memetik kemenangan untuk kembali meramaikan persaingan menuju Scudetto. Orang yang paling berperan dalam sukses Nerazzurri tersebut jelas Leonardo.

Leonardo masuk ke Inter Milan untuk menggantikan Rafael Benitez di penghujung Desember lalu. Setelah terpuruk dan terpaksa menelan banyak hasil buruk, Inter kini melesat cepat dengan serentetan kemenangan yang didapat.

Hasil 100% bahkan diberikan Leonardo buat Zavier Zanetti dkk. Empat pertandingan dan empat kemenangan membuat Nerazzurri kembali jadi ancaman nyata buat tim-tim yang punya ambisi meraih Scudetto.

"Ada semangat yang kuat, hasrat, atusiasme dan sepakbola yang baik, jadi saya tak bisa meminta lebih lagi," seru bos besar Inter Massimo Moratti di Football Italia.

"Jelas sekali banyak kredit untuk kebangkitan kami karena peran Leonardo. Faktanya, saya katakan kalau mayoritas adalah hasil kerjanya, terimakasih untuknya. Dia memahami atmosfer dan apa yang dibutuhkan pemain untuk tampil bagus," lanjut Moratti.

Menyusul kemenangan 4-1 atas atas Bologna dua hari lalu, Inter sudah kembali masuk zona Liga Champion. Jarak dengan AC Milan di puncak klasemen pun semakin dekat setelah Rossoneri ditahan Lecce 1-1.

Jika Inter bisa memaksimalkan dua laga tersisa yang mereka miliki, hanya akan ada tiga poin yang memisahkan dua tim kota Milan tersebut di tangga klasemen.

"Dari sisi psikologis dia sungguh hebat dan terus bekerja bersama tim. Dia benar-benar telah bekerja dengan fantastis," tuntas Moratti.

Zanetti, Simbol Sebuah Kesetiaan

Milan - Bagi Inter Milan dan fansnya, sosok Javier Zanetti memang sedikit lebih spesial jika dibanding para pemain lainnya. Jelas dengan segala rekor dan prestasi yang dipunyai, Zanetti memang pantas dicintai publik Giuseppe Meazza.

Sudah 15 tahun Zanetti mengabdi bagi panji 'Biru Hitam' dan 16 pelatih telah bergantian masuk ke Inter, namun Zanetti selalu tetap setia dan bahkan jadi pemain pertama di dunia yang dilatih oleh manajer sebanyak itu.

Soal hal itu Zanetti memang tak perlu diragukan lagi dan itulah yang membuat dirinya diserahi ban kapten semenjak Giuseppe Bergomi pensiun akhir musim 1999. Dan dinihari tadi Zanetti pun menyejajarkan dirinya dengan Bergomi yang merupakan legenda hidup Inter.

Usai laga melawan Bologna yang berkesudahan 4-1 untuk Inter, Zanetti menyamai rekor Bergomi dalam soal penampilan di Seri A. Kedua pemain itu sama-sama sudah tampil sebanyak 519 kali. Hebatnya Zanetti meraihnya hanya dalam 15 musim, sementara Bergomi butuh 20 musim.

Dengan fisiknya yang masih prima di usianya yang menginjak 37 tahun, Zanetti diprediksi akan jadi legenda sebenarnya Inter, melebihi pencapaian Bergomi dan Giacinto Facchetti.

Hal lain yang bikin nilai plus Zanetti makin bertambah adalah pribadinya yang bersahaja di luar lapangan dan jarang sekali ada berita miring mengenai pesepakbola asal Argentina itu.

"Apapun yang kita pikirkan tentang Zanetti semuanya adalah hal positif. Apa yang kita katakan untuk dia memang sepertinya hanya sebuah pujian, namun itu benar adanya," ungkap presiden klub, Massimo Moratti, yang dilansir Football Italia.

"Dia adalah pribadi dan juga seorang atlet yang luar biasa. Saya senang dia begitu dicintai karena ia pantas mendapatkannya," sambungnya.

Zanetti adalah pemain pertama yang dibeli Moratti saat taipan minyak itu naik jadi presiden Inter. Sebelumnya Zanetti bermain di klub lokal Argentina, Banfield. Total sudah 718 kali Il Pupi tampil bagi Nerazzurri dan 24 gol sudah dicetaknya.

"Posisinya adalah seorang full back dan tak ada yang mengira saya bakal menyukai dirinya. Saya sangat beruntung ketika melihatnya dan ingin membelinya," aku Moratti.

"Dia adalah pembelian pertama saya. Bagusnya adalah dia adalah seorang pribadi yang baik di mana ia ingin tetap berada di klub ini selama mungkin," tuntas Moratti.

Rabu, 12 Januari 2011

Milan - Inter Milan ditunggu jadwal padat. Namun, Leonardo selaku allenatore tidak mau "mengorbankan" Coppa Italia yang kembali ingin dimenangi.

Keikutsertaan di Piala Dunia Antarklub membuat Inter kini memiliki dua partai lebih banyak dari para rivalnya di Seri A. Dampaknya, mereka pun akan menjalani jadwal lebih padat.

Meski demikian, Leonardo sudah siap menjalaninya. Inter bahkan ia siapkan untuk tetap tampil sekuat tenaga di Coppa Italia saat berhadapan dengan Genoa di babak 16 besar, Kamis (13/1/2011) dinihari WIB.

"Saya pikir Anda bisa merotasi skuad di Seri A juga, bukan hanya di Coppa Italia. Nyaris seluruh pemain kini sudah siap turun, jadi bukan hanya perkara fisik tapi juga menguji para pemain yang sampai sekarang belum banyak tampil," katanya di Football Italia.

"Saat ini, usai dua kemenangan dan dengan tim mulai membaik, kami menghadapi partai penting. Saya ingin tim bisa tampil bagus dan belajar setiap kali melangkah ke lapangan. Ini mengapa kami harus menghadapi seluruh laga dengan cara yang sama," tegas Leonardo.

Seiring dengan hal tersebut, mantan pelatih AC Milan itu juga menegaskan pentingnya mempertahankan gelar juara Coppa Italia yang musim lalu turut menggenapkan treble La Beneamata.

"Coppa Italia sudah menempatkan Inter menjadi tokoh utama di beberapa tahun terakhir dan itu juga menjadi salah satu bidikan untuk klub musim ini."

Jumat, 07 Januari 2011

Leonardo Puji Habis Skuadnya


Milan - Leonardo mengawali debutnya di Inter Milan dengan manis. Inter sukses menekuk Napoli 3-1 dan sang allenatore pun berterimakasih penuh kepada para pemainnya.

 
Powered by kurniazone